Breaking News

Panduan Backpacker ke Malaysia Anti Mahal



Sebagai negara tetangga, Malaysia memang paling dekat dengan Indonesia. Kedekatannya ini bukan soal perkara jarak, melainkan pun bahasa, kebiasaan dan kulinernya. Karena kedekatan itulah, liburan ke Malaysia tak ubahnya laksana liburan ke dalam negeri. Murah dan nggak susah untuk kamu yang cuma dapat dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Hehehe.

Secara biaya, liburan ke Malaysia nggak lain jauh dengan kota-kota di Indonesia. Sedikit lebih mahal lah ketimbang Jogja. Jauh lebih murah bila dikomparasikan ke Indonesia Timur. Secara pilihan tujuan pun banyak, tak hanya ke Kuala Lumpur. Ada Melaka, Penang maupun Johor. Nah, buat anda yang inginkan backpacker-an ke Malaysia, Hipwee Travel akan buatin panduannya buat anda semua. Simak ya…

Hari kesatu, sesampainya di Kuala Lumpur International Airport, segeralah naik Skybus dengan destinasi KL Sentral. Sekalian mengarah ke ke penginapan yang sudahanda booking sebelumnya…

Sebelum ke Malaysia carilah tiket promo pesawat ke KL sekaligus untuk kembali pergi. Jika anda beruntung dapat lho bisa tiket cuma-cuma Air Asia. Hehe. Kalau promo, dapat banget bisa Rp 400.000 kembali perginya. Murah banget ‘kan?

Nah, biar lebih murah booking pun hotel di dekat KL Sentral, biar anda nggak keluarin fulus transport tidak sedikit menuju KL Sentral. Cukup jalan kakihingga kok. Bisa pun kamu pilih di Bukit Bintang. Harganya terdapat yang 70 ribuan kok yang sangat murah. Lebih baik anda booking lewat software onlinesemenjak di Indonesia. Biasanya harganya lebih murah sebab belum dikonversi ke mata duit Malaysia.

Hari kesatu dapat kamu pakai untuk wisata kota, salah satunya ke Dataran Merdeka Kuala Lumpur. Ada Kuala Lumpur City Gallery yang memperlihatkan sejarah kota Kuala Lumpur…

Mungkin Kuala Lumpur City Gallery ini di antara museum atau galeri yang terbaik di Malaysia. Sejarah kota semenjak berdirinya sampai masa depannya juga ada di sini. Paling menarik ialah KL City Model yakni miniatur kota Kuala Lumpur disebuah ruangan dan kualitas lighting yang paling futuristik. Lihatlah masa mendatang kota Kuala Lumpur yang mengagumkan dari peragaan grafis di sini. Tiketnya juga murah, hanya 5 RM atau 15.000 rupiah.

Ketika senja sudah menjelang, kamu dapat menunggu Maghrib di Masjid Jamek, di antara ikon legendaris di Kuala Lumpur. Pulang dari sana mampirlah ke Pasar Seni yang memperlihatkan souvenir khas Malaysia. Kamu juga dapat makan malam di sini.

Hari kedua, saatnya anda liburan ke ibukota pemerintahan Malaysia di Putrajaya. Nggak tidak sedikit yang tahu ‘kan bila Putrajaya ialah ibukota?

Dari KL Sentral, naiklah kereta cepat KLIA Ekpress arah ke bandara KLIA. Nah, nantianda turun ke stasiun Putrajaya ekuivalen 14 RM saja atau 42 ribu. Cukup mahal sih memang. Kalau inginkan gaya backpacker sih naik bus aja yang harganya selama 5 RM. Pulang pergi selama 30 ribu.

Untuk tour di Putrajaya, lebih baik pakai Seightseeing Bus ekuivalen 15 RM guna 2 jam city tour Putrajaya. Ingat ya hanya 2 kali sehari, jam 10.30 dan 15.30. Tinggal naik bus dan keliling tempat-tempat unik di Putrajaya. Di Putrajaya terdapat tidak sedikit bangunan unik yang dipakai sebagai pusat pemerintahan Malaysia. Epik lah pokoknya…

Nah, di hari ketiga anda tinggal datang ke landmark sangat keren di Kuala Lumpuryaitu Menara kembar Petronas…

Setelah anda packing, segeralah bergegas ke Menara kembar Petronas yang jadi landmark utama Kuala Lumpur. Bebas inginkan foto-foto di depannya. Kamu lumayan bayar MRT dari KL Sentral mengarah ke KLCC. Setelah puas berfoto di sana, segeralah pulang ke KL Sentral. Ambillah barang dan check out dari hotel. Kemudianmengarah ke ke bandara KLIA dengan Skybus.

No comments