Breaking News

8 Tips agar Kamu Tak Jadi Pacar yang Cemburuan dan Super Posesif

POSESIF dalam suatu hubungan asmara bisa menjadi racun dan pemicu keretakan asmara sepasang kekasih. Baik itu pria maupun wanita, ketika memiliki sikap super posesif terhadap pasangan, maka hanya akan mengikis rasa percaya satu sama lain.

Tidak saling percaya atau menaruh curiga terhadap pasangan hanya mendekatkan hubungan asmara Anda dan dia ke titik kandas. Jadi, Anda perlu belajar untuk saling percaya terhadap pasangan dimulai dengan menghilangkan sikap super posesif.

Mungkin karena rasa cinta yang menurut Anda begitu besar, menghilangkan sikap posesif sepenuh terasa sulit. Tapi, ada tips untuk mencoba tidak menjadi kekasih yang super posesif. Berikut 8 tips menghilangkan sikap super posesif yang dilansir dari laman Boldsky:

Tinggalkan kenangan masa lalu
Mungkin sesuatu yang buruk pernah terjadi pada Anda di masa lalu, karenanya Anda selalu takut ditipu oleh pasangan. Namun, penting bagi Anda untuk menyadari bahwa tidak semua pria atau wanita adalah sama. Hanya karena seseorang telah memperlakukan Anda dengan buruk di masa lalu, itu tidak berarti hal yang sama akan terjadi lagi. Percayalah pada pasangan anda dan biarkan dia menjadi dirinya sendiri. Ini adalah langkah pertama dalam memastikan hubungan asmara yang langgeng dan sehat.

Kenali teman masing-masing
Cara terbaik untuk menghindari kecemburuan dan keraguan adalah dengan mengenal teman masing-masing. Dengan menjadi bagian dari lingkaran sosial pasangan Anda, maka Anda tahu persis lingkungannya.

Memiliki asipirasi pribadi
Hal ini mungkin seputar hobi yang berbeda dari pasangan untuk dilakukan sendiri. Dengan begitu, Anda akan memiliki kesibukan melakukan kesenangan atau hobi tersebut dan hanya sedikit waktu untuk memikirkan hal-hal yang tidak perlu dalam suatu hubungan. Dengan begitu, Anda akan mengurangi sikap terlalu cemburu dan posesif terhadap pasangan.

Jangan terlalu komentari busana yang dikenakan
Bagaimana seseorang berpakaian adalah urusan pribadi murni dan Anda tidak berhak berkomentar mengenai gaya berpakaian pasangan. Karena itu, terlepas dari suka atau tidak, pastikan Anda menyimpan pendapat sendiri. Dengan mengomentari pakaian dia, Anda hanya membuktikan diri sebagai pasangan yang terlalu posesif.

Biarkan dia atau dia pergi hangout sendiri
Tidak peduli seberapa besar orang lain mencintaimu, mungkin ada saat ketika dia ingin pergi keluar rumah tanpa dirimu. Hal ini mungkin sebatas pergi untuk menonton film atau travelling bersama teman-temannya. Pastikan Anda tidak melarangnya pergi dari kesenangan tersebut. Karena, melarang dia pergi sendiri sesekali tanpa Anda, hal ini hanya akan membuktikan betapa posesifnya Anda.

Bicaralah
Jika Anda merasa tidak nyaman dengan hubungan yang sedang dijalani bersamanya karena berbagai alasan, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah membicarakannya. Beritahu pasangan apa yang membuat Anda merasa tidak nyaman dengan hubungan ini. Kemungkinannya adalah dia akan memiliki pembenaran atas tindakannya. Nah, dalam hal ini, mendengar pandangan dari sisi dia akan memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang keseluruhan situasi yang terjadi dalam hubungan. Anda akan dapat memilah masalah yang sedang terjadi dalam hubungan.

Dewasa menyikapi kesalahan
Ketahuilah bahwa Anda dan pasangan sama-sama manusia, sehingga pasti masing-masing akan membuat kesalahan. Dengan tidak menjadi terlalu posesif atau menyingkirkan rasa ragu terhadap hubungan setiap kali pasangan melakukan kesalahan, itu akan membuktikan kepadanya betapa dewasanya Anda.

Jangan periksa telepon atau E-mail pasangan
Tidak peduli apa yang Anda rasakan tentang hubungan yang sedang dijalani, pastikan menghadapinya. Jangan menyerang dari belakang dengan memeriksa handphone atau e-mail dia. Ini bukan hanya benar-benar terlalu posesif, tapi juga salah secara etika. Di dunia digital saat ini, perilaku tersebut adalah pelanggaran mutlak dari ruang pribadi yang dapat dikenai siapa pun.

No comments